Lewati ke konten
Properti

NIRO Lepas Tujuh Entitas Anak Properti Logistik Senilai Rp1,3 Triliun

PT City Retail Developments Tbk mendivestasi tujuh anak usaha sektor properti logistik senilai Rp1,3 triliun guna memperkuat likuiditas.

Foto dari laporan CNBC Indonesia
Foto: CNBC Indonesia

Menurut laporan CNBC Indonesia pada 1 Oktober 2026, emiten pengelola pusat perbelanjaan PT City Retail Developments Tbk (NIRO) mengumumkan langkah pelepasan seluruh kepemilikan saham pada tujuh entitas anaknya di bidang properti logistik. Transaksi penjualan kepada Nusantara Logistic Investments Pte Ltd ini memiliki nilai sebesar Rp1,3 triliun. Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan memperkirakan perolehan keuntungan sebesar Rp201 miliar dan penurunan liabilitas senilai Rp1,4 triliun.

Perolehan dana segar tersebut dialokasikan untuk kebutuhan pendanaan, modal kerja, serta pemenuhan likuiditas perusahaan. Transaksi ini juga memperkokoh ekuitas perseroan sebesar Rp204 miliar, sekaligus menambah saldo kas beserta instrumen setara kas dari semula Rp1,2 triliun menjadi Rp2,4 triliun. Langkah perampingan aset ini terjadi di tengah struktur grup NIRO yang memiliki lebih dari 70 anak usaha, termasuk portofolio pusat belanja sewa seperti Cirebon CSB Mall, The Park Solo, dan Citimalls, hingga hotel bintang lima.

Berdasarkan data kepemilikan saham, pengendali perseroan dipegang oleh PT Mega Inti Perdana Utama sebesar 75,25 persen. Selain itu, empat reksa dana yang berada di bawah naungan Sucorinvest serta Capital Asset Management menguasai 6,90 persen saham, sementara porsi kepemilikan publik berada di angka 9,91 persen.

Kenapa ini penting

Untuk developer, agen, dan pemasar properti

  • Langkah restrukturisasi portofolio komersial menunjukkan pentingnya monetisasi aset non-inti untuk memangkas liabilitas dan mengamankan kas operasional. Bagi pengembang, perolehan likuiditas segar memungkinkan konsolidasi neraca keuangan serta penyediaan modal kerja yang lebih fleksibel untuk mengoptimalkan proyek ritel utama.
  • Fokus emiten pada pengelolaan pusat belanja seperti jaringan Citimalls menegaskan prospek ruang ritel komersial berbasis sewa di kota sekunder. Pelaku pemasaran properti dapat memanfaatkan stabilitas segmen ritel ini untuk membaca arah ekspansi tenant dan menjaga tingkat keterisian ruang usaha di daerah.
  • Pelepasan aset bernilai triliunan rupiah kepada investor institusi membuktikan likuiditas sektor logistik masih menarik bagi pemodal strategis. Bagi profesional properti, tren transaksi skala besar ini memberi sinyal pergerakan modal korporasi yang dapat memengaruhi peta persaingan aset komersial nasional.
  • Properti Komersial
  • Divestasi Aset
  • Pasar Ritel
  • Investasi Logistik
Solusi AtlasGo untuk properti

Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius

ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.

Pelajari ProperView