Lewati ke konten
AsuransiFokus AI

Penerapan AI di Asuransi Jiwa Membutuhkan Pengawasan Manusia dan Peran Strategis Pemimpin

OJK dan AAJI mengingatkan pentingnya pengawasan manusia dan kepemimpinan strategis dalam pemanfaatan AI pada industri asuransi jiwa.

Foto dari laporan Metro TV News
Foto: Metro TV News

Menurut laporan Metro TV News, teknologi AI mulai diterapkan pada industri asuransi jiwa untuk berbagai alur kerja bisnis, seperti underwriting, kalkulasi besaran premi, hingga penilaian klaim. Meskipun adopsi teknologi kian meluas, OJK menekankan bahwa setiap keputusan operasional yang berdampak langsung terhadap nasabah tetap harus berada di bawah kendali dan pengawasan manusia.

Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK Sumarjono, dalam acara Future by Design yang diselenggarakan AAJI di Jakarta pada Rabu, 7 Oktober 2026, menyatakan bahwa pemanfaatan AI membutuhkan kepemimpinan strategis. Sumarjono menegaskan pentingnya penerapan prinsip human-in-the-loop agar sistem tidak dibiarkan mengambil keputusan secara mandiri. Hasil olahan AI dalam proses underwriting maupun klaim harus tetap ditinjau untuk disetujui, disesuaikan, atau dibatalkan oleh manusia.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo turut menyampaikan bahwa integrasi teknologi dan AI wajib diarahkan untuk memberi kontribusi nyata bagi kinerja perusahaan, bukan sekadar mengganti sistem lama. Albertus menegaskan bahwa keterlibatan manusia tetap menjadi keharusan, khususnya dalam proses bisnis yang bersentuhan langsung dengan kepentingan pemegang polis asuransi.

Kenapa ini penting

Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi

  • Perusahaan asuransi perlu memposisikan adopsi AI sebagai keputusan strategis institusi yang terarah, bukan sekadar pembaruan sistem teknologi. Tata kelola yang matang membantu jajaran pimpinan menetapkan akuntabilitas saat terjadi kendala sekaligus memastikan teknologi benar-benar mendorong peningkatan kinerja organisasi.
  • Bagi unit operasional dan agensi, penerapan prinsip human-in-the-loop menandakan bahwa fungsi peninjauan manusia tidak tergantikan pada proses underwriting, premi, dan klaim. Tenaga profesional tetap memegang peranan krusial untuk menyetujui, menyelaraskan, atau membatalkan rekomendasi otomatis demi melindungi kepentingan nasabah.
  • Bagi agen pemasar, penegasan mengenai peran pengawasan manusia memberikan kepastian bahwa relasi dan pertimbangan personal tetap menjadi elemen penting dalam industri asuransi. Pemanfaatan AI pada distribusi dan layanan nasabah berfungsi sebagai pendukung operasional, bukan pengganti interaksi manusia seutuhnya.
  • Kecerdasan Buatan
  • Asuransi Jiwa
  • Regulasi Asuransi
  • OJK
Solusi AtlasGo untuk asuransi

Perjalanan asuransi interaktif dengan AI

InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.

Pelajari InsureView