Lewati ke konten
Otomotif

Penjualan Mobil LCGC Melemah Akibat Masuknya Kendaraan Listrik Murah

Gaikindo mencatat penjualan LCGC melemah hingga Agustus 2026 seiring ketatnya persaingan dari deretan mobil listrik berharga terjangkau.

Foto dari laporan Bisnis.com
Foto: Bisnis.com

Menurut laporan Bisnis.com pada 25 September 2026, penjualan segmen low cost green car atau LCGC mengalami penurunan akibat semakin banyaknya pilihan kendaraan terjangkau, termasuk mobil listrik di rentang harga Rp200 juta. Data Gaikindo memperlihatkan penjualan wholesales LCGC periode Januari sampai Agustus 2026 sebesar 74.308 unit, merosot 13,6% dibandingkan 86.010 unit pada kurun waktu serupa tahun 2025. Dari sisi ritel, penjualannya terkoreksi 9% menjadi 80.244 unit dari posisi sebelumnya yang mencapai 88.366 unit.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menjelaskan bahwa persaingan pasar kian ketat karena kehadiran model baru berbiaya hemat. Pilihan mobil listrik berharga di bawah Rp200 juta kini diisi oleh Wuling Aira EV mulai Rp155 juta, VinFast VF 3 mulai Rp156 juta, serta BYD Atto 1 Standard seharga Rp199 juta. Kendaraan tersebut mulai menyaingi harga varian termurah LCGC, seperti Daihatsu Ayla seharga Rp141,2 juta, Sigra senilai Rp144,2 juta, Honda Brio Satya di angka Rp170,4 juta, serta Toyota Calya dan Toyota Agya yang masing-masing berharga Rp170,7 juta dan Rp174,3 juta.

Kukuh menuturkan bahwa pembeli mobil listrik murah tersebut mayoritas berasal dari kalangan menengah ke atas di perkotaan yang telah mempunyai kendaraan. Hal ini mencerminkan pemulihan pasar otomotif belum merata ke seluruh lapisan. Selain itu, produk LCGC dengan kandungan komponen lokal tinggi menghadapi tantangan besar saat bersaing melawan pemain global yang mengandalkan volume produksi masif.

Kenapa ini penting

Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif

  • Dealer mobil konvensional perlu menyesuaikan skema penjualan LCGC secara lebih kompetitif karena konsumen kini dihadapkan pada pilihan kendaraan listrik terjangkau di rentang harga yang serupa.
  • Tim pemasaran perlu meninjau kembali segmentasi pasar mengingat pembeli mobil listrik murah didominasi kalangan menengah ke atas perkotaan yang mencari mobil tambahan, sementara daya beli konsumen inti LCGC masih tertekan.
  • Tenaga penjual dapat menonjolkan kekuatan ekosistem purnajual dan dukungan rantai pasok lokal LCGC guna meyakinkan pembeli pertama di tengah maraknya kehadiran pemain global berbiaya rendah.
  • Pasar Otomotif
  • Penjualan LCGC
  • Mobil Listrik
  • Gaikindo
Solusi AtlasGo untuk otomotif

Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur

DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.

Pelajari DealerView