AAUI dan OJK Dorong Penyesuaian Premi Serta Tata Kelola Asuransi Kesehatan
AAUI membuka peluang penyesuaian premi asuransi kesehatan secara terukur guna merespons lonjakan inflasi medis dan menjaga stabilitas klaim.

Menurut laporan Kontan pada 14 Oktober 2026, perusahaan asuransi umum berpeluang menyesuaikan tarif premi guna mengantisipasi pembengkakan klaim akibat inflasi medis. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyampaikan bahwa kenaikan biaya kesehatan dapat direspons melalui penyesuaian premi berbasis portofolio masing-masing. Evaluasi harus mencakup riwayat klaim, frekuensi pemanfaatan fasilitas kesehatan, biaya perawatan, dan manfaat polis. Budi menegaskan, "Kondisi setiap portofolio berbeda, sehingga penyesuaian premi tidak dapat disamaratakan." Penyesuaian tersebut wajib dilakukan secara terukur, sesuai ketentuan polis, dan dijelaskan secara transparan kepada nasabah.
Selain premi, AAUI mendorong penguatan kemitraan dengan rumah sakit, evaluasi kelayakan tindakan medis, serta perbaikan sistem pengelolaan klaim. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio klaim lini asuransi kesehatan mencapai 61,51% per Juli 2026. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menilai inflasi medis masih menjadi tantangan utama pada 2026 meski prospek pasar tetap positif. Untuk memperkuat tata kelola, OJK telah menerbitkan POJK Nomor 36 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan yang diundangkan pada 22 Desember 2025 dan berlaku tiga bulan setelahnya, dengan memuat aturan Medical Advisory Board serta mekanisme berbagi risiko atau co-payment.
Kenapa ini penting
Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi
- Perusahaan asuransi perlu meninjau kembali kecukupan premi dan kinerja portofolio secara berkala agar struktur produk tetap sehat dalam menghadapi kenaikan biaya perawatan medis.
- Bagi agensi dan agen pemasar, keterbukaan informasi mengenai penyesuaian tarif serta skema pembagian risiko sangat krusial guna menjaga kepercayaan pemegang polis dan meminimalkan potensi keluhan nasabah.
- Penguatan kerja sama dengan fasilitas kesehatan dan penerapan mekanisme kendali klaim membantu pelaku industri menjaga keterjangkauan produk bagi masyarakat tanpa mengorbankan kualitas perlindungan.
Perjalanan asuransi interaktif dengan AI
InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.


