Lewati ke konten
Asuransi

Literasi Asuransi 45,45 Persen, Generali Perluas Kanal Agensi di Tangerang Selatan

SNLIK 2025 mencatat inklusi asuransi 28,50 persen di tengah literasi 45,45 persen, mendorong penguatan kantor distribusi keagenan.

Ilustrasi AI: Konsultan keuangan berdiskusi dengan nasabah di meja kantor modern.
Ilustrasi: AI Gambar dibuat dengan AI sebagai ilustrasi, bukan foto peristiwa.

Menurut laporan Jawa Pos pada 24 Oktober 2026, pemanfaatan asuransi di Indonesia dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang luas untuk dioptimalkan. Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi perasuransian berada di angka 45,45 persen, sedangkan indeks inklusinya baru mencapai 28,50 persen. Kesenjangan data tersebut memperlihatkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai asuransi belum berbanding lurus dengan penggunaan produk perlindungan finansial dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi ini menjadi tantangan nyata bagi industri asuransi untuk terus memperluas akses serta memberikan edukasi menyeluruh. Pemahaman mengenai manfaat, risiko, serta ketentuan polis dinilai krusial agar masyarakat dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka. Menjawab tantangan tersebut, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia memperkuat jaringan distribusi keagenan dengan meresmikan kantor Generali Evergrow Agency di kawasan Jalan Jalur Sutera, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan, pada Jumat (23/10).

President Director & CEO Generali Indonesia Rebecca Tan menjelaskan bahwa penguatan jaringan kantor keagenan ini ditujukan untuk mendekatkan layanan proteksi kepada masyarakat. Selain memperluas jangkauan perlindungan, kehadiran kantor operasional baru tersebut juga disiapkan untuk membuka peluang lebih luas bagi tenaga pemasar dalam meniti karier sebagai konsultan keuangan.

Kenapa ini penting

Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi

  • Jurang antara angka literasi dan inklusi menunjukkan potensi pasar yang belum tergarap optimal. Perusahaan asuransi dan agensi perlu merancang strategi edukasi yang mampu menerjemahkan pemahaman teknis polis menjadi keputusan nyata pembelian perlindungan finansial.
  • Kehadiran kantor fisik di lokasi strategis menegaskan peran penting kanal keagenan dalam membangun kedekatan dan kepercayaan nasabah. Agen pemasar dapat memanfaatkan kantor ini sebagai pusat konsultasi tatap muka guna memberikan penjelasan polis secara lebih transparan.
  • Ekspansi jaringan distribusi membuka peluang rekrutmen bagi tenaga pemasar baru. Agensi dapat memperkuat pembinaan agen agar tidak sekadar berfokus pada penjualan, melainkan bertindak sebagai konsultan keuangan tepercaya yang membantu masyarakat memahami risiko finansial mereka.
  • Industri Asuransi
  • Kanal Keagenan
  • Inklusi Keuangan
  • Generali Indonesia
Solusi AtlasGo untuk asuransi

Perjalanan asuransi interaktif dengan AI

InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.

Pelajari InsureView