Menperin Dorong Tambahan Insentif Nonfiskal untuk Mobil Hybrid dan REEV
Kemenperin mengusulkan insentif nonfiskal termasuk bebas ganjil genap untuk mobil hybrid, PHEV, dan REEV guna mendorong pasar dan efisiensi BBM.

Menurut laporan Uzone pada 23 Oktober 2026, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji tengah mendorong pemberian insentif tambahan bagi lini kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Dorongan kebijakan ini difokuskan secara khusus untuk jenis mobil hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga range extended electric vehicle (REEV). Langkah ini ditujukan untuk memacu pertumbuhan industri otomotif nasional, menekan emisi gas buang, serta menghemat konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi.
Sarmuji menjelaskan bahwa kendaraan listrik murni berbasis baterai sudah memiliki insentif yang memadai terkait urusan administrasi dan aturan jalan raya. Oleh sebab itu, pemerintah kini merumuskan insentif pelengkap untuk PHEV dan REEV. Sarmuji menyatakan bahwa "memproduksi dan kemudian memasarkan secara lebih masif dua jenis kendaraan itu" dinilai sangat strategis untuk menghemat konsumsi BBM bersubsidi dan menekan emisi.
Bentuk dukungan yang direncanakan tidak hanya berupa pemotongan pajak, melainkan juga fasilitas kemudahan nonfiskal. Rencana stimulus nonfiskal tersebut mencakup pembebasan aturan ganjil genap di jalan perkotaan, kemudahan proses administrasi, penyediaan tempat parkir khusus, hingga fasilitas pengisian daya listrik bagi tipe kendaraan yang masih membutuhkannya.
Kenapa ini penting
Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif
- Rencana pembebasan aturan ganjil genap memberi tenaga penjual nilai jual kuat untuk meyakinkan calon pembeli perkotaan yang ragu beralih ke mobil listrik murni, sehingga varian hybrid dapat diposisikan sebagai solusi harian yang praktis.
- Tim pemasaran dapat mulai merancang materi promosi yang menonjolkan efisiensi bahan bakar serta potensi kemudahan regulasi nonfiskal, seperti akses jalan dan parkir khusus, guna memperluas minat pasar terhadap lini elektrifikasi.
- Dealer perlu mencermati kelanjutan perumusan kebijakan ini guna mengantisipasi pergeseran permintaan konsumen ke model PHEV dan REEV, sehingga persiapan alokasi unit stok dan fasilitas pendukung di ruang pamer dapat direncanakan secara matang.
Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur
DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.


