Lewati ke konten
Asuransi

OJK Dorong Tenaga Pemasar Asuransi Syariah Bertransformasi Menjadi Penasihat Tepercaya

OJK meminta tenaga pemasar asuransi syariah bertransformasi menjadi penasihat tepercaya guna menjaga kepercayaan nasabah.

Ilustrasi AI: Konsultan keuangan berdiskusi dengan nasabah di kantor modern bernuansa hangat.
Ilustrasi: AI Gambar dibuat dengan AI sebagai ilustrasi, bukan foto peristiwa.

Menurut laporan Infobanknews, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong tenaga pemasar asuransi syariah untuk bertransformasi agar tidak sekadar berfokus pada penjualan produk semata. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyampaikan dalam ajang Sharia Insurance Convention and Awards (SICA) 2026 pada Minggu, 11 Oktober 2026, bahwa agen perlu memposisikan diri sebagai penasihat tepercaya yang mengedukasi masyarakat, memahami kebutuhan nasabah, dan menjaga kepercayaan publik.

Ogi menekankan bahwa tenaga pemasar perlu mengidentifikasi kebutuhan nasabah secara tepat serta menerangkan manfaat sekaligus risiko produk keuangan yang kian kompleks. Hubungan antara tenaga pemasar dan pemegang polis diharapkan tidak terputus setelah transaksi pembelian selesai. Pendekatan tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam memperluas penetrasi pasar dan mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang sehat dan berkelanjutan.

Ajang SICA 2026 mencatat 47 nominee dari sektor asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah yang bersaing dalam 16 kategori penghargaan. Ketua Umum AASI, Fauzi Arfan, menyatakan bahwa apresiasi ini diharapkan memicu semangat peningkatan kompetensi para pelaku industri. Ketua Pelaksana SICA 2026, Yuda Wirawan, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan ini juga memadukan wawasan global dan kepedulian sosial melalui forum internasional pada 22 September 2026 serta aksi sosial bersama Pandawara Group pada 3 Oktober 2026.

Kenapa ini penting

Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi

  • Bagi perusahaan asuransi syariah, arahan ini menuntut penyesuaian kurikulum pelatihan agen agar lebih menitikberatkan pada analisis kebutuhan finansial dan literasi risiko daripada sekadar teknik mengejar target kuantitas penjualan polis.
  • Bagi agensi, pergeseran orientasi menuju penasihat tepercaya mengharuskan para pemimpin tim untuk memantau kualitas interaksi agen di lapangan guna memastikan informasi produk disampaikan secara transparan dan membangun reputasi jangka panjang.
  • Bagi agen pemasar, penguasaan pemahaman produk dan kemampuan komunikasi edukatif menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan nasabah serta memperbesar peluang loyalitas pemegang polis di tengah pilihan produk yang kian bervariasi.
  • Asuransi Syariah
  • OJK
  • Tenaga Pemasar
  • AASI
Solusi AtlasGo untuk asuransi

Perjalanan asuransi interaktif dengan AI

InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.

Pelajari InsureView