Lewati ke konten
AsuransiFokus AI

Institusi Keuangan Singapura Berkomitmen Latih Puluhan Ribu Staf Keterampilan AI

Industri keuangan Singapura menargetkan pelatihan AI bagi lebih dari 80.000 staf melalui program IBF hingga 2028.

Foto dari laporan Antara
Foto: Antara

Menurut laporan Antara, industri keuangan Singapura akan melatih lebih dari 80.000 karyawan mengenai keterampilan krusial di bidang kecerdasan buatan (AI) per-2028. Hal ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong pada acara IBF Distinction Evening. Inisiatif tersebut melibatkan 23 institusi keuangan dari sektor perbankan, asuransi, dan manajemen aset melalui wadah IBF AI Workforce Co-Lab yang baru diluncurkan.

Institusi peserta berkomitmen mendidik seluruh tenaga kerja mereka di Singapura memakai program yang diakui oleh Institute of Banking and Finance (IBF). Saat ini, lebih dari setengah karyawan di institusi tersebut telah dilatih. Wadah kolaborasi ini akan mempertemukan pemberi kerja dan mitra guna mengevaluasi perubahan pekerjaan, menguji pendekatan praktis pelatihan, serta merancang ulang pekerjaan untuk kemudian dibagikan ke sektor keuangan yang lebih luas.

Gan Kim Yong menjelaskan bahwa AI telah mengubah operasional institusi keuangan, mencakup layanan pelanggan, konsultasi keuangan, penjaminan kredit, pendeteksian penipuan, analisis pasar, dan pengembangan perangkat lunak. Gan menyatakan, "Kami ingin AI dapat menghasilkan karier yang lebih baik bagi warga Singapura" serta menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif.

Kenapa ini penting

Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi

  • Adopsi AI pada konsultasi keuangan dan layanan pelanggan menuntut perusahaan asuransi untuk segera meningkatkan keahlian digital staf. Kesiapan tenaga kerja dalam memanfaatkan teknologi baru ini sangat menentukan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan nasabah.
  • Bagi agen pemasar asuransi, integrasi AI dalam analisis pasar dan interaksi nasabah mengubah cara kerja pemasaran konvensional. Penguasaan keterampilan digital membantu tenaga pemasar memberikan rekomendasi proteksi yang lebih akurat sekaligus menjaga daya saing di tengah otomatisasi.
  • Inisiatif perancangan ulang pekerjaan menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar mengganti peran manusia, melainkan meningkatkan produktivitas tim. Agensi asuransi perlu memfasilitasi adaptasi agen agar dapat mengoptimalkan AI dalam mempermudah proses administrasi dan analisis risiko.
  • Kecerdasan Buatan
  • Sektor Keuangan
  • Pelatihan Tenaga Kerja
  • Asuransi
Solusi AtlasGo untuk asuransi

Perjalanan asuransi interaktif dengan AI

InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.

Pelajari InsureView