Lewati ke konten
OtomotifFokus AI

Polines Kembangkan Prototipe Bus Listrik Berbasis Hidrogen untuk Area Terbatas

Politeknik Negeri Semarang merancang bus shuttle listrik dengan sistem hidrogen auxiliary untuk kawasan kampus, industri, dan wisata.

Menurut laporan Antara pada 10 Oktober 2026, Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengembangkan prototipe bus shuttle listrik dengan sistem hidrogen auxiliary. Inovasi yang didanai melalui hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi ini ditujukan untuk melayani area kampus, kawasan industri, dan pariwisata. Peluncuran kendaraan dilakukan bertepatan dengan penutupan program Diaspora Berdampak di kampus Polines.

Ketua Inventor Teknologi Prof Ir Yusuf Dewantoro Herlambang menerangkan bahwa kendaraan tersebut menggunakan motor penggerak PMSM 15 kW dengan sistem traksi 96 V DC, ditopang baterai LiFePO4 96 V 250 Ah berenergi nominal sekitar 24 kWh. Untuk sistem kelistrikan tambahan seperti lampu dan ECU, bus memanfaatkan PEM fuel cell 1 kW pada jalur 48 V, konverter DC-DC 50 A (600 W), serta baterai 12 V. Bus yang dirakit sekitar dua bulan ini diklaim menempuh jarak hingga 400 kilometer setelah pengecasan 6 sampai 8 jam, dengan efisiensi reaksi kimia mencapai kurang lebih 60 persen dibanding kendaraan bahan bakar fosil.

Mitra diaspora dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof. Ir. Dr. Edy Herianto Majlan, menyebut penelitian Polines selaras dengan arah industri otomotif global, mencontohkan langkah Toyota Mirai dan teknologi fuel cell Hyundai. Kendati demikian, ia mengingatkan perlunya pengujian performa, keselamatan, kelayakan operasional, serta kesiapan infrastruktur produksi dan pengisian hidrogen sebelum kendaraan dapat dikomersialisasikan.

Kenapa ini penting

Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif

  • Dealer dan tenaga pemasar dapat memantau pergeseran tren elektrifikasi menuju integrasi hidrogen, sehingga tim penjualan siap mengedukasi konsumen komersial mengenai efisiensi dan masa depan teknologi energi bersih.
  • Bagi pelaku pemasaran kendaraan komersial, kemunculan armada shuttle ramah lingkungan ini membuka peluang pasar baru untuk segmen operasional kawasan industri, pariwisata, dan area tertutup.
  • Pelaku usaha otomotif perlu mencermati isu kesiapan infrastruktur pengisian hidrogen serta pengujian keselamatan sebagai faktor penentu sebelum model berbasis fuel cell dapat dipasarkan secara massal kepada konsumen.
  • Bus Listrik
  • Teknologi Hidrogen
  • Kendaraan Komersial
  • Inovasi Otomotif
Solusi AtlasGo untuk otomotif

Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur

DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.

Pelajari DealerView