Prospek Asuransi Rekayasa Terbuka di Tengah Lonjakan Klaim dan Penurunan Premi
OJK dan pelaku industri melihat potensi asuransi rekayasa tetap terbuka meski klaim melonjak dan premi industri terkontraksi di semester I-2026.

Menurut laporan Kontan pada 25 Oktober 2026, lini asuransi rekayasa mengalami tekanan pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), perolehan premi asuransi engineering terkontraksi 14,1% secara tahunan menjadi Rp 2,37 triliun pada semester I-2026. Selain itu, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa nilai klaim lini ini mencapai Rp 3,56 triliun per Agustus 2026, meningkat Rp 1,86 triliun atau 109,41% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kendati demikian, OJK menilai peluang pertumbuhan asuransi engineering masih terbuka ke depan, didukung oleh investasi swasta, hilirisasi, sektor energi dan manufaktur, kawasan industri, pusat data, serta pembangunan infrastruktur. Ogi Prastomiyono menegaskan bahwa peluang tersebut harus diimbangi dengan penguatan underwriting, survei risiko, penentuan premi yang tepat, dan reasuransi memadai agar industri bertumbuh sehat.
Optimisme serupa dirasakan pelaku industri asuransi umum. PT Asuransi Allianz Utama Indonesia mencatatkan premi asuransi rekayasa Rp 11,7 miliar per Agustus 2026, naik 73,3% secara tahunan dengan tetap disiplin seleksi risiko. Sementara itu, PT Asuransi Umum Mega membukukan pertumbuhan premi engineering lebih dari 10% pada semester I-2026 lewat perluasan penetrasi sektor dan penguatan kemitraan dengan broker serta jaringan distribusi.
Kenapa ini penting
Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi
- Bagi perusahaan asuransi, lonjakan klaim hingga 109,41% menuntut pengetatan proses underwriting dan pemantauan risiko proyek secara cermat. Penyesuaian tarif premi dengan profil risiko dan ketersediaan reasuransi yang memadai menjadi keharusan untuk menjaga stabilitas portofolio bisnis.
- Bagi agensi dan agen pemasar, aktivitas proyek hilirisasi, pusat data, dan kawasan industri membuka target pasar baru yang potensial. Tenaga pemasar perlu memperdalam wawasan proteksi proyek agar dapat merancang solusi perlindungan yang relevan bagi mitra korporasi.
- Bagi jaringan distribusi, penguatan kolaborasi antara pialang dan perusahaan penanggung menjadi strategi penting guna memperluas penetrasi pasar. Sinergi ini membantu menjaga laju perolehan premi di tengah tren penurunan pendapatan industri secara keseluruhan.
Perjalanan asuransi interaktif dengan AI
InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.


