Lewati ke konten
Asuransi

Realisasi Klaim Asuransi Pertanian Capai Miliaran Rupiah untuk Petani Padi

Kementan mencatat realisasi klaim program Asuransi Usaha Tani Padi dan menetapkan alokasi proteksi lahan sawah.

Foto dari laporan CNBC Indonesia
Foto: CNBC Indonesia

Menurut laporan CNBC Indonesia, Kementerian Pertanian terus memperkuat pelaksanaan program Asuransi Usaha Tani Padi guna melindungi para petani dari ancaman kerugian gagal panen sekaligus mendukung stabilitas produksi beras nasional. Direktur Pembiayaan Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Purwanta, menyampaikan bahwa instrumen perlindungan ini sudah berjalan sejak tahun 2015 untuk menghadapi risiko perubahan cuaca ekstrem seperti kekeringan, fenomena El Nino, banjir, serta serangan hama tanaman. Pada tahun 2026, instansi tersebut mengalokasikan program proteksi yang menargetkan lahan sawah seluas 100 ribu hektare di seluruh wilayah Indonesia.

Petani yang tergabung dalam kelompok tani dapat mendaftar perlindungan ini melalui kantor perwakilan Jasindo di wilayah masing-masing. Besaran premi asuransi ditetapkan senilai Rp 180 Ribu per unit, dengan porsi subsidi 80% ditanggung oleh APBN sedangkan sisanya didanai lewat APBD atau iuran swadaya petani. Bukti nyata manfaat perlindungan tercermin dari penyelesaian klaim banjir tahun 2025 di 4 kabupaten Jawa Tengah yang disetujui senilai Rp 7,1 Miliar dari usulan Rp 9 Miliar. Selain itu, pada bencana kekeringan tahun 2026, sebanyak 28 kelompok tani di wilayah Sampit, Rembang, Serang, dan Yogyakarta berhasil memproses klaim atas lahan seluas 118 hektar dengan taksiran nilai kerugian Rp 740 juta.

Kenapa ini penting

Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi

  • Tingginya realisasi pembayaran klaim membuktikan bahwa produk asuransi pertanian berfungsi efektif dalam menjaga ketahanan ekonomi nasabah sektor agrikultur. Bagi perusahaan asuransi dan jaringan agensi, data kinerja klaim tersebut menjadi materi edukasi yang sangat berharga untuk menumbuhkan keyakinan masyarakat agraris terhadap kepastian pencairan proteksi.
  • Skema kemitraan kelompok tani dan dukungan subsidi anggaran pemerintah memberikan peluang bagi pelaku industri asuransi untuk menjangkau segmen mikro secara terorganisasi. Agen pemasar dapat memanfaatkan momentum ini guna memperluas penetrasi pasar asuransi ke komunitas pedesaan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap produk perlindungan finansial.
  • Asuransi Pertanian
  • Klaim Asuransi
  • Kementerian Pertanian
  • Jasindo
Solusi AtlasGo untuk asuransi

Perjalanan asuransi interaktif dengan AI

InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.

Pelajari InsureView