Pemerintah Siapkan Insentif untuk Mobil REEV dan Hybrid Pendukung Efisiensi BBM
Kemenperin menyiapkan insentif fiskal dan nonfiskal untuk mobil REEV serta hybrid guna mendorong efisiensi konsumsi bahan bakar nasional.
Menurut laporan CNBC Indonesia pada 24 Oktober 2026, Menteri Perindustrian M Sarmuji mengungkapkan potensi teknologi Range Extended Electric Vehicle atau REEV yang mampu menjangkau jarak hingga 65 kilometer per liter bahan bakar. Kendaraan tersebut juga diklaim dapat menempuh jarak hingga 1.600 kilometer dalam kondisi pengisian penuh. Sarmuji menilai teknologi REEV dan plug-in hybrid strategis untuk menekan pemakaian BBM bersubsidi serta menurunkan emisi nasional.
Kementerian Perindustrian berencana mendorong insentif fiskal berupa keringanan pajak, serta insentif nonfiskal mencakup pembebasan ganjil genap, fasilitas parkir khusus, dan pengisian daya bagi mobil hybrid, plug-in hybrid, maupun REEV. Sarmuji menjelaskan bahwa teknologi ini tetap memakai baterai dan mesin pembakaran internal, sehingga pabrikan tidak perlu merombak total komponen produksi. Pemerintah menargetkan komunikasi insentif ini rampung tahun ini atau awal tahun depan seiring momentum kenaikan harga bahan bakar.
Sementara itu, Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menyatakan sejumlah produsen tertarik mengembangkan REEV, termasuk rencana produsen di Subang menghadirkan model BYD M6 DM-i. Putu menambahkan penjualan mobil penumpang naik 10% dibanding tahun lalu berkat tingginya minat pada kendaraan hemat bahan bakar, sedangkan penjualan mobil konvensional mengalami penurunan cukup signifikan.
Kenapa ini penting
Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif
- Rencana insentif pajak dan pembebasan ganjil genap membuka peluang bagi dealer untuk menyusun strategi penjualan baru. Tenaga penjual dapat mengedukasi konsumen mengenai efisiensi biaya operasional jangka panjang pada model hybrid dan REEV.
- Kenaikan penjualan mobil penumpang sebesar 10% yang dipicu oleh efisiensi bahan bakar menjadi panduan penting bagi perencana stok dealer. Permintaan pasar kini beralih dari mobil konvensional ke kendaraan berteknologi elektrifikasi parsial yang lebih hemat bahan bakar.
- Tim pemasaran otomotif dapat menyiapkan materi promosi yang menonjolkan keunggulan jarak tempuh dan penghematan BBM. Peluang kehadiran model baru dari pabrikan memberi alternatif menarik bagi konsumen yang masih mempertimbangkan efisiensi energi.
Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur
DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.


