OJK Masukkan Tokenisasi Manfaat Properti ke Regulatory Sandbox untuk Alternatif Pembiayaan
OJK menguji tokenisasi manfaat properti melalui mekanisme sandbox guna membuka alternatif pembiayaan baru dan memperluas akses pasar.

Menurut laporan Warta Ekonomi pada 14 Oktober 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa tokenisasi aset nyata atau Real World Assets berpotensi membuka jalur pembiayaan baru dan memperluas keterlibatan masyarakat dalam instrumen keuangan. Berbagai model inovasi keuangan digital, seperti tokenisasi emas, surat utang negara, hingga tokenisasi manfaat properti, tercatat sudah masuk ke dalam mekanisme sandbox OJK.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso menyampaikan hal tersebut dalam acara Digital Financial Literacy yang diadakan OJK Institute pada Senin, 12 Oktober 2026. Melalui mekanisme sandbox, regulator memfasilitasi pengujian inovasi dengan menakar kesiapan regulasi, pengelolaan risiko, serta pelindungan konsumen sebelum produk diterapkan lebih luas.
Di sisi lain, OJK memaparkan sejumlah tantangan yang masih membayangi skema ini, meliputi kepastian hukum aset dasar, keterbukaan informasi, keamanan teknologi, dan kejelasan hak ekonomi pemilik token. Menghadapi perkembangan tersebut, Adi berpesan agar investor memperhatikan prinsip "legal dan logis", memahami risiko secara mandiri, dan tidak mengambil keputusan semata-mata karena takut tertinggal tren.
Kenapa ini penting
Untuk developer, agen, dan pemasar properti
- Pengujian tokenisasi manfaat properti memberikan sinyal positif bagi developer mengenai alternatif penghimpunan dana proyek secara digital. Skema ini berpotensi mempermudah akses pembiayaan pembangunan di luar ketergantungan konvensional pada pinjaman perbankan.
- Bagi pemasar dan agen properti, instrumen berbasis token berpeluang membuka jangkauan konsumen baru. Model kepemilikan manfaat yang terbagi secara digital memungkinkan properti ditawarkan ke segmen masyarakat yang mencari instrumen bernilai lebih terjangkau.
- Fokus OJK terhadap kepastian hukum dan transparansi menekankan pentingnya akurasi informasi bagi tenaga pemasar. Agen perlu memahami hak ekonomi serta legalitas produk secara mendalam untuk menjaga kepercayaan pembeli terhadap instrumen digital baru.
Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius
ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.


