Lewati ke konten
Properti

Pergeseran Pola Keuangan Generasi Muda dan Dampaknya pada Kepemilikan Rumah

Riset menunjukkan Gen Z lebih berhati-hati dalam berbelanja dan tidak memprioritaskan kepemilikan rumah dibandingkan generasi milenial.

Foto dari laporan CNBC Indonesia
Foto: CNBC Indonesia

Menurut laporan CNBC Indonesia pada 22 Oktober 2026, perbedaan kondisi ekonomi saat beranjak dewasa membentuk kebiasaan finansial yang kontras antara generasi milenial dan Gen Z. Survei Cash App mencatat sebanyak 55% responden Gen Z menilai milenial cenderung boros dan berbelanja secara berlebihan. Selain itu, temuan dari survei Attentive memperlihatkan bahwa Gen Z lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang, di mana 47% dari mereka memilih menunda transaksi selama beberapa hari untuk melakukan riset, berbanding 41% pada milenial.

Perbedaan mencolok juga terlihat dalam pandangan terhadap aset hunian dan transaksi digital. Milenial masih memandang rumah sebagai simbol kesuksesan finansial sehingga memprioritaskan tabungan uang muka, sementara Gen Z tidak lagi menjadikannya prioritas utama akibat lonjakan harga properti serta ketidakpastian ekonomi. Sebagian Gen Z lebih memilih menyewa hunian serta mengalihkan dana ke instrumen investasi lain. Dalam hal teknologi, Gen Z lebih akrab dengan bank digital, sistem pembayaran daring, serta robo-advisor berbasis algoritma, sedangkan milenial masih mengandalkan bank konvensional dan penasihat keuangan profesional.

Kenapa ini penting

Untuk developer, agen, dan pemasar properti

  • Developer dan pemasar properti perlu menyesuaikan strategi produk karena Gen Z lebih nyaman menyewa dibandingkan membeli rumah. Menyediakan skema sewa fleksibel atau hunian sewa berkualitas dapat menjadi peluang bisnis baru di tengah pergeseran prioritas kepemilikan aset tersebut.
  • Agen dan pemasar harus mengadopsi integrasi teknologi finansial dan platform digital karena Gen Z sangat terbiasa dengan ekosistem digital. Kemudahan transaksi serta kolaborasi dengan layanan perbankan digital dapat mempermudah proses pemasaran bagi konsumen generasi muda.
  • Mengingat Gen Z cenderung melakukan riset mendalam sebelum bertransaksi, pemasar properti wajib menyediakan informasi yang transparan dan rinci. Kampanye penjualan impulsif menjadi kurang efektif bagi segmen ini yang lebih berhati-hati dalam mengeluarkan dana.
  • Perilaku Konsumen
  • Pasar Properti
  • Fintech
  • Gen Z
Solusi AtlasGo untuk properti

Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius

ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.

Pelajari ProperView