Lewati ke konten
Properti

PHRI Bali Minta Pemerintah Antisipasi Praktik Spekulan Penjualan Hotel

PHRI Bali meminta pemerintah mengantisipasi spekulan properti di tengah maraknya penjualan hotel akibat tekanan global dan fluktuasi kurs.

Foto dari laporan Antara
Foto: Antara

Menurut laporan Antara pada 25 September 2026, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali meminta pemerintah serta pemangku kepentingan untuk mewaspadai spekulan properti di tengah maraknya pelepasan aset hotel di Bali. Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, menyampaikan kekhawatiran terhadap pihak yang hanya memoles aset lalu menjualnya kembali dalam acara The 6th Global Conference on Entrepreneurship and Economy in an Era of Uncertainty (EEEU) di Kabupaten Badung.

Cok Ace menjelaskan bahwa tren penjualan aset akomodasi ini dipicu oleh tekanan geopolitik global, penurunan daya beli wisatawan termasuk pasar domestik, serta fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat yang membebani pemilik pinjaman valuta asing. Menjual hotel menjadi opsi bertahan bagi sebagian pelaku usaha, meski minat investor dan operator perhotelan dunia untuk masuk ke Pulau Dewata masih terpantau sangat tinggi.

Fenomena penjualan hotel terjadi merata di hampir seluruh kawasan pariwisata Bali, dengan pengecualian kawasan Sanur yang dinilai masih relatif bertahan. Pemerintah kini memperketat perizinan guna menyaring pemodal agar berasal dari kalangan pelaku industri pariwisata profesional. Selain pengemasan produk yang menarik, Cok Ace menekankan pentingnya dukungan penanganan infrastruktur, kemacetan, dan sampah dari pemerintah serta masyarakat.

Kenapa ini penting

Untuk developer, agen, dan pemasar properti

  • Agen dan pemasar properti perlu mengarahkan transaksi kepada investor jangka panjang atau operator profesional, mengingat pemerintah memperketat izin guna membatasi pergerakan spekulan jangka pendek di sektor perhotelan.
  • Developer dan pengelola akomodasi dapat mencermati ketahanan pasar Sanur sebagai referensi pengembangan produk yang mampu bertahan menghadapi tekanan daya beli wisatawan serta fluktuasi nilai tukar mata uang asing.
  • Pelaku usaha properti komersial harus mempertimbangkan kesiapan fasilitas penunjang kawasan, karena isu lingkungan seperti infrastruktur, kemacetan, dan pengelolaan sampah berdampak langsung pada nilai jual aset perhotelan.
  • Properti Komersial
  • Perhotelan
  • Investasi Properti
  • PHRI Bali
Solusi AtlasGo untuk properti

Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius

ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.

Pelajari ProperView