Riset Populix: Konsumen Menengah Incar Mobil Tambahan Beranggaran Rp493 Juta
Riset Populix mencatat 60 persen konsumen menengah atas berencana membeli mobil tambahan dengan alokasi anggaran rata-rata Rp493 juta.
Menurut laporan Suara.com, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan mobil periode Januari hingga September 2026, dengan kenaikan penjualan dari pabrik ke dealer sebesar 21 persen dan sektor ritel sebesar 15,4 persen. Sejalan dengan tren positif ini, Populix merilis hasil riset yang melibatkan 800 konsumen kelas menengah ke atas dari kalangan milenial serta Gen Z di Jakarta pada Senin, 2 November 2026.
Susan Adi Putra selaku Associate Research Director Populix menjelaskan bahwa segmen MPV dan SUV masih menguasai pasar kendaraan penumpang. Responden rata-rata mengoperasikan kendaraan enam hari dalam seminggu dengan jarak tempuh harian mencapai 17,6 km. Menariknya, sebanyak 60 persen calon pembeli dalam setahun ke depan mengincar kendaraan tambahan dengan alokasi anggaran rata-rata Rp493 juta per unit.
Minat terhadap elektrifikasi juga menguat, di mana sekitar seperempat responden mengaku sangat tertarik membeli mobil listrik, terutama merek BYD, Hyundai, dan Wuling, didukung kekhawatiran fasilitas pengisian daya yang mulai berkurang. Sementara itu, tingkat kepuasan tertinggi diraih oleh Toyota, Hyundai, dan Daihatsu yang ditopang oleh keandalan unit, ketersediaan suku cadang, serta profesionalisme bengkel resmi.
Kenapa ini penting
Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif
- Dealer dapat menyusun strategi penawaran yang terfokus pada segmen mobil kedua atau tambahan, mengingat mayoritas responden memiliki alokasi anggaran rata-rata Rp493 juta. Pendekatan penjualan perlu disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas harian konsumen urban yang rutin berkendara.
- Tim pemasaran dapat menonjolkan fitur teknologi modern serta desain mutakhir untuk menarik minat konsumen muda usia 25 hingga 35 tahun. Menurunnya kekhawatiran terhadap fasilitas pengisian daya juga membuka peluang lebih besar untuk memperluas edukasi dan promosi mobil listrik.
- Penguatan layanan purna jual, pasokan suku cadang, dan keandalan bengkel resmi terbukti menjadi pilar utama kepuasan pelanggan. Dealer yang menjaga mutu layanan purna jual akan lebih efektif mempertahankan loyalitas pembeli di tengah persaingan reputasi antar jenama.
Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur
DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.


