Lewati ke konten
PropertiFokus AI

DKI Jakarta Gandeng Korea Selatan Terapkan AI untuk Revitalisasi Kawasan Tanah Abang

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Korea Selatan memanfaatkan AI untuk menata kawasan Tanah Abang tanpa penggusuran hingga 2028.

Foto dari laporan detikcom
Foto: detikcom

Menurut laporan detikcom pada 8 Oktober 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan strategi penataan kawasan Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang di Jakarta Pusat dengan mengadopsi teknologi artificial intelligence (AI). Gubernur Pramono Anung mengungkapkan bahwa pemerintah daerah menggandeng Korea Selatan untuk merealisasikan integrasi teknologi tersebut. Kerja sama ini didukung oleh kemitraan sister city yang telah dijalin Jakarta bersama sejumlah daerah di Korea Selatan, seperti Seoul, Jeju, Chungcheongnam-do, hingga Nonsan City, sebagai modal pengembangan solusi perkotaan.

Revitalisasi koridor sepanjang 2,3 kilometer tersebut ditargetkan rampung pada 2028 dan dipastikan berlangsung tanpa penggusuran terhadap warga. Penerapan AI tidak hanya dimanfaatkan untuk desain kawasan, melainkan juga mencakup sistem CCTV dan metode penanganan wilayah. Menurut Pramono, "AI bisa diterapkan untuk menjadi solusi penyelesaian persoalan kampung kumuh di Jakarta", dengan konsep penataan yang masih terus disempurnakan.

Langkah pembenahan kawasan diumumkan setelah adanya temuan hunian berukuran 3x4 meter yang ditempati 15 orang secara bergantian dalam tiga shift tidur. Untuk merealisasikan proyek ini, Pemprov DKI Jakarta akan memadukan anggaran APBD dengan pendanaan CSR, SLF, serta KLB. Pelaksanaan pembenahan lingkungan padat penduduk tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Kenapa ini penting

Untuk developer, agen, dan pemasar properti

  • Penerapan teknologi digital dan AI dalam peremajaan kawasan tanpa penggusuran memberikan kepastian stabilitas sosial dan lingkungan, sehingga potensi nilai aset serta daya tarik residensial di koridor sekitar Tanah Abang semakin prospektif bagi pengembang.
  • Bagi pemasar dan agen properti, target penyelesaian penataan koridor sepanjang 2,3 kilometer pada 2028 membuka peluang promosi baru terkait perbaikan estetika kawasan serta peningkatan integrasi fasilitas pemantauan keamanan berbasis CCTV pintar.
  • Pemanfaatan skema pembiayaan non-APBD melalui kewajiban KLB dan SLF memperlihatkan mekanisme kolaborasi yang dapat dimanfaatkan pelaku industri properti untuk terlibat langsung dalam penataan infrastruktur perkotaan.
  • Revitalisasi Kawasan
  • Teknologi AI
  • Properti Jakarta
  • Tata Kota
Solusi AtlasGo untuk properti

Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius

ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.

Pelajari ProperView