Kolaborasi Indonesia dan China Dorong Hunian Terjangkau Serta Teknologi Konstruksi Baru
Indonesia dan China bekerja sama membangun 1.000 rumah terjangkau dan mengembangkan teknologi konstruksi modern di Bali.

Menurut laporan detikcom, kemitraan antara Indonesia dan China diperkuat melalui rencana pembangunan 1.000 unit rumah perkotaan terjangkau untuk keluarga berpenghasilan rendah. Inisiatif ini disepakati dalam Indonesia-China Bridge Forum di Bali pada 29 Oktober 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap program 2 juta rumah Presiden Prabowo Subianto. Kontrak proyek perumahan berkonsep Urban Farming Houses tersebut ditandatangani oleh KADIN Indonesia, China Construction Group, dan BIG BALI GROUP, dengan melibatkan lebih dari 1.000 peserta dari empat negara dan wilayah.
Forum tersebut juga menandai dimulainya investasi industri konstruksi bernilai lebih dari 20 juta dolar AS untuk mendirikan pabrik panel beton pracetak pertama di Indonesia. Fasilitas ini digarap bersama oleh China Construction Group, BIG BALI GROUP, dan Fang Zheng Jing Dao di Bali. Selain itu, diperkenalkan teknologi 3D Concrete Printing yang memadukan robotika dan kecerdasan buatan, serta sistem bekisting aluminium pada proyek Manta Livin Uluwatu yang diklaim mampu merampungkan struktur vila dalam empat hari.
Kenapa ini penting
Untuk developer, agen, dan pemasar properti
- Kehadiran pabrik panel beton pracetak dan teknologi bekisting aluminium memberikan opsi bagi pengembang untuk memangkas waktu konstruksi secara signifikan. Efisiensi pembangunan hingga empat hari per unit vila dapat menekan biaya operasional proyek secara substansial.
- Konsep Urban Farming Houses membuka sudut pemasaran baru yang memadukan hunian terjangkau dengan kemandirian pangan bagi penghuni. Pemasar properti dapat memanfaatkan diferensiasi fungsional ini untuk menarik minat segmen masyarakat berpenghasilan rendah.
- Pemanfaatan teknologi 3D Concrete Printing berbasis robotika dan kecerdasan buatan menunjukkan potensi masa depan industri real estat yang lebih efisien. Pelaku industri dapat mulai mencermati metode cetak bangunan otomatis guna mengurangi limbah dan mempercepat siklus penyelesaian properti.
Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius
ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.


