Lewati ke konten
Properti

LippoLand Masuki Usia 39 Tahun dan Soroti Tantangan Backlog Perumahan Nasional

LippoLand menandai usia ke-39 dengan menyoroti backlog perumahan nasional di kisaran 9 juta keluarga serta memperluas segmen hunian.

Berita Terbaru, Terkini dan Terpopuler Hari Ini - JPNN.com
Foto: JPNN

Menurut laporan JPNN pada 2 Oktober 2026, LippoLand genap menapaki usia ke-39 tahun di kancah industri properti nasional. Pada fase ini, perusahaan memperluas arah perannya dari sekadar pengembang kawasan menjadi property enabler guna melayani kebutuhan hunian di berbagai segmen masyarakat. CEO LippoLand David Iman Santosa mengungkapkan bahwa pengalaman selama hampir empat dekade menjadi bekal berharga untuk terus memodifikasi produk agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.

Jejak rekam LippoLand diawali sejak 1987 melalui pembangunan proyek Lippo City yang selanjutnya berevolusi menjadi kawasan Lippo Village. Dari titik tersebut, jangkauan proyek terus melebar ke aneka segmen, mulai dari perumahan essential dan affordable hingga kelas premium serta ultra luxury. Fleksibilitas segmen ini dirancang agar perusahaan dapat terus hadir di tengah perubahan dinamika pasar hunian Indonesia.

Salah satu fokus utama yang disoroti adalah defisit kepemilikan rumah nasional yang tercatat masih berada di kisaran 9 juta keluarga. Terkait tantangan backlog tersebut, David menegaskan bahwa penyediaan perumahan terjangkau membutuhkan kerja sama lintas sektor. Menurutnya, langkah ini memerlukan partisipasi luas dari kalangan pengembang, lembaga perbankan, instansi pemerintah, dan seluruh rantai ekosistem perumahan agar pemenuhan tempat tinggal dapat tercapai.

Kenapa ini penting

Untuk developer, agen, dan pemasar properti

  • Peluang ekspansi di segmen hunian terjangkau terbuka lebar bagi developer dan pemasar karena backlog nasional masih mencapai 9 juta keluarga. Menyediakan produk pada kategori essential dan affordable dapat memperluas basis konsumen secara stabil.
  • Pergeseran peran menjadi enabler properti menuntut agen dan tenaga pemasar memperkuat kolaborasi bersama perbankan serta ekosistem pembiayaan. Sinergi ini mempermudah proses transaksi konsumen di tengah besarnya kebutuhan rumah riil masyarakat.
  • Strategi diversifikasi portofolio dari kelas terjangkau hingga segmen ultra luxury memberi fleksibilitas bagi pelaku industri properti. Pendekatan lintas segmen ini membantu bisnis memitigasi risiko fluktuasi pasar sekaligus menjangkau profil pembeli yang lebih bervariasi.
  • LippoLand
  • Backlog Perumahan
  • Properti Indonesia
  • Pengembang Kawasan
Solusi AtlasGo untuk properti

Tur properti 360° yang menghasilkan prospek serius

ProperView menghadirkan tur properti 360° dan denah interaktif yang membantu developer dan agen menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli.

Pelajari ProperView