Lewati ke konten
Asuransi

Pergeseran Fokus Nasabah Kaya ke Proteksi dan Waris Jadi Peluang Industri Asuransi

Nasabah segmen affluent dan HNW kini memprioritaskan proteksi aset serta likuiditas pewarisan kekayaan melalui asuransi jiwa tradisional.

Foto dari laporan Media Asuransi News
Foto: Media Asuransi News

Menurut laporan Media Asuransi News, nasabah segmen affluent dan High-Net-Worth (HNW) kini tidak hanya berorientasi pada akumulasi aset dan investasi, melainkan mulai memprioritaskan proteksi kekayaan serta perencanaan waris. Executive Vice President Wealth Management BCA Indrawan B. menyatakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, bahwa kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi memperluas wawasan nasabah terhadap pengelolaan kekayaan. BCA mencatat sekitar 400 ribu nasabah berada di kelompok kaya tersebut, dengan kebutuhan proteksi yang mencakup aset sekaligus perlindungan diri sendiri.

Tantangan utama transfer kekayaan keluarga terletak pada likuiditas, karena kepemilikan aset biasanya didominasi oleh properti dan unit bisnis bernilai tinggi yang sulit dicairkan secara instan. Direktur Distribusi Kemitraan AIA Ivy Widjaja menjelaskan bahwa asuransi jiwa dapat menyediakan dana likuid yang dibutuhkan untuk membayar biaya pewarisan serta mempermudah pembagian hak waris secara adil. Mempersiapkan perlindungan sejak usia muda juga dinilai memberikan opsi perlindungan yang lebih beragam dan beban biaya premi yang relatif lebih terjangkau.

Merespons dinamika tersebut, AIA bersama BCA merilis produk asuransi jiwa tradisional bernama Wealth Prestige Protection (Prestige Pro). Produk berdenominasi dolar AS ini ditujukan untuk memfasilitasi kebutuhan proteksi dan transfer aset nasabah mapan. Fasilitas ini menyediakan pertanggungan jiwa sampai usia 79 tahun dengan opsi masa pembayaran premi lima atau 10 tahun, serta menetapkan batas minimal uang pertanggungan senilai US$150.000.

Kenapa ini penting

Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi

  • Perubahan prioritas nasabah kaya membuka ruang ekspansi besar bagi perusahaan dan tenaga pemasar asuransi untuk beralih dari sekadar menawarkan produk investasi menuju solusi perencanaan waris yang terstruktur.
  • Tingginya kepemilikan aset tidak likuid seperti properti pada kalangan keluarga berada menegaskan urgensi agen untuk memposisikan asuransi jiwa tradisional sebagai instrumen penyedia likuiditas guna menyelesaikan beban biaya pewarisan.
  • Penggunaan denominasi valuta asing seperti dolar AS menjadi strategi penting bagi industri asuransi dalam merancang produk yang selaras dengan profil diversifikasi kekayaan nasabah segmen atas.
  • Asuransi Jiwa
  • Perencanaan Waris
  • Nasabah Kaya
  • Bancassurance
Solusi AtlasGo untuk asuransi

Perjalanan asuransi interaktif dengan AI

InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.

Pelajari InsureView