MSIG Life Terapkan Kecerdasan Buatan untuk Kelola Klaim Asuransi Kesehatan
MSIG Life memanfaatkan AI untuk efisiensi klaim asuransi kesehatan, sejalan dengan arahan OJK terkait tata kelola dan mitigasi risiko.

Menurut laporan Kontan, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam pengelolaan klaim asuransi kesehatan. Direktur MSIG Life Elly Susanti menjelaskan dalam acara Public Expose di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa, 27 Oktober 2026, bahwa sistem AI bertugas mengumpulkan informasi klaim serta menganalisisnya mengacu pada ketentuan polis dan kondisi medis nasabah. Penerapan teknologi ini membantu tim analis perusahaan bekerja lebih cepat, akurat, dan konsisten, sekaligus mendeteksi potensi kecurangan seperti pemalsuan dokumen maupun pemberian pengobatan berlebih.
Terkait performa lini kesehatan, Presiden Direktur MSIG Life Wianto Chen menyampaikan rasio klaim perusahaan masih berada di bawah 100 persen karena premi yang diterima melampaui klaim yang dibayar. Rasio kerugian atau loss ratio tercatat sebesar 92 persen untuk asuransi individu dan sekitar 85 persen untuk asuransi kumpulan. Penerapan AI dalam operasional klaim ini akan terus dioptimalkan secara bertahap guna memperluas cakupan dan meningkatkan akurasi sistem seiring waktu.
Otoritas Jasa Keuangan lewat Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menegaskan pemanfaatan AI harus didukung tata kelola yang baik dan manajemen risiko memadai. Perusahaan asuransi diwajibkan memitigasi risiko operasional, siber, model, bias algoritma, serta perlindungan data pribadi. OJK mengingatkan bahwa integrasi kecerdasan buatan tidak meniadakan tanggung jawab direksi untuk memastikan setiap keputusan tetap transparan, adil, dan berpegang pada prinsip kehati-hatian.
Kenapa ini penting
Untuk perusahaan asuransi, agensi, dan agen pemasar asuransi
- Bagi perusahaan asuransi, pemanfaatan AI dalam analisis klaim memperkuat akurasi deteksi kecurangan dan menekan risiko pembengkakan biaya medis, sehingga membantu menjaga rasio klaim tetap sehat di bawah seratus persen.
- Bagi agensi dan agen pemasar, percepatan administrasi klaim melalui otomatisasi data memberikan kepastian layanan bagi pemegang polis, yang berdampak langsung pada penguatan kepercayaan nasabah serta peningkatan retensi polis asuransi kesehatan.
- Penekanan regulator terhadap tata kelola dan prinsip kehati-hatian mengingatkan pelaku industri bahwa digitalisasi operasional harus dibarengi perlindungan data pribadi yang kokoh agar terhindar dari sanksi kepatuhan dan risiko siber.
Perjalanan asuransi interaktif dengan AI
InsureView menghadirkan perjalanan asuransi yang interaktif dan penangkapan prospek berbasis AI untuk perusahaan dan agensi asuransi.


