Lewati ke konten
Otomotif

Bappenas Soroti Kesiapan SPKLU dan Proses Panjang Industri Kendaraan Listrik

Bappenas menyoroti perlunya pemerataan SPKLU yang masih kurang dari 6.000 unit seiring proses pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional.

Ilustrasi AI: Mobil listrik sedang mengisi daya di stasiun pengisian kendaraan listrik.
Ilustrasi: AI Gambar dibuat dengan AI sebagai ilustrasi, bukan foto peristiwa.

Menurut laporan JPNN pada 30 Oktober 2026, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa pengembangan industri otomotif, khususnya kendaraan listrik, memerlukan proses yang panjang. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri pembukaan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, pada Kamis (29/10). Rachmat menegaskan bahwa "membangun industri otomotif bukan sekali jadi", melainkan proses berkelanjutan yang tidak boleh berhenti.

Dalam kesempatan tersebut, Rachmat mengingatkan pentingnya memanfaatkan momentum guna memajukan industri otomotif nasional. Ia juga menyebutkan cita-cita lama yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia memiliki industri otomotif mandiri, termasuk harapan penggunaan mobil buatan dalam negeri.

Selain arah industri, Rachmat menyoroti kendala infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik. Menurut perhitungannya, jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Indonesia saat ini masih kurang dari 6.000 unit. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur SPKLU harus berjalan beriringan dengan makin meluasnya penggunaan kendaraan listrik di tengah masyarakat.

Kenapa ini penting

Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif

  • Tenaga penjual perlu aktif mengedukasi calon konsumen terkait ketersediaan stasiun pengisian daya dan alternatif pengisian di rumah. Langkah ini penting untuk menenangkan keraguan pembeli terhadap infrastruktur umum yang masih terbatas, sehingga penjualan kendaraan listrik tetap dapat terjaga.
  • Jaringan dealer dan tim pemasaran dapat mengeksplorasi kemitraan fasilitas pengisian daya di area showroom guna memberikan nilai tambah. Penyediaan fasilitas mandiri ini dapat memperkuat daya tarik layanan purnajual sekaligus meyakinkan pelanggan yang ingin beralih ke mobil listrik.
  • Rencana jangka panjang pemerintah terkait kemandirian industri otomotif memberi sinyal bagi pelaku pasar untuk mengamati potensi penerimaan mobil buatan dalam negeri. Dealer dapat mulai merancang strategi komunikasi yang menonjolkan aspek produksi lokal saat produk tersebut hadir di pasar.
  • Kendaraan Listrik
  • SPKLU
  • Bappenas
  • Industri Otomotif
Solusi AtlasGo untuk otomotif

Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur

DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.

Pelajari DealerView