Lewati ke konten
Otomotif

Penjualan Mobil Listrik di Malang Tumbuh Tiga Puluh Persen Terdorong Efisiensi Biaya

Penjualan mobil listrik di Kota Malang meningkat sekitar 30 persen karena efisiensi biaya operasional di tengah isu BBM.

Ilustrasi AI: Mobil listrik sedang mengisi daya di stasiun pengisian tepi jalan.
Ilustrasi: AI Gambar dibuat dengan AI sebagai ilustrasi, bukan foto peristiwa.

Menurut laporan Jawa Pos pada 29 Oktober 2026, kenaikan harga bahan bakar minyak dan isu kelangkaan mendorong minat masyarakat Kota Malang beralih ke kendaraan listrik. Kondisi tersebut memicu kenaikan penjualan mobil listrik pada periode September hingga Oktober 2026. Sejumlah pengguna menyebut faktor penghematan biaya operasional harian menjadi alasan utama dalam menentukan pilihan pembelian kendaraan baru.

Hamdan Afif, In-House Trainer BYD, menyatakan bahwa penjualan mobil listrik bertambah sekitar 30 persen, dari rata-rata kisaran 70 unit per bulan menjadi mendekati 90 unit per bulan. Peningkatan tersebut mulai tampak sejak Agustus dan mencapai puncaknya pada periode September serta Oktober 2026. Ia menjelaskan konsumsi energi mobil listrik berada di kisaran 1 kilowatt-jam untuk jarak delapan kilometer, dengan tarif pengisian daya sekitar Rp 2.500 per kilowatt-jam.

Efisiensi biaya ini dirasakan langsung oleh para pembeli kendaraan listrik di Kota Malang. Farel Ikhsan yang membeli unit pada September 2026 mengungkapkan rute pulang-pergi Malang menuju Surabaya hanya menghabiskan biaya isi daya sekitar Rp 25 ribu, berbeda jauh dari biaya bensin subsidi yang mencapai Rp 200 ribu. Nabila Syifa Hidayah juga menambahkan bahwa biaya penggunaan mobil listrik miliknya berkisar 10 persen jika dibandingkan mobil berbahan bakar bensin.

Kenapa ini penting

Untuk dealer, tenaga penjual, dan tim pemasaran otomotif

  • Tenaga penjual dapat menyusun materi edukasi yang menonjolkan perbandingan riil pengeluaran energi harian antara bensin dan listrik. Data efisiensi operasional terbukti menjadi pertimbangan utama yang sangat efektif untuk meyakinkan calon konsumen beralih ke kendaraan listrik.
  • Tim pemasaran dealer perlu memperkuat strategi tukar tambah karena semakin banyak pemilik kendaraan yang berminat melepas mobil konvensional mereka. Program penerimaan mobil lama secara terstruktur akan mempercepat keputusan calon pembeli yang ingin beralih ke unit listrik baru.
  • Dealer dapat memaksimalkan kanal komunikasi digital untuk menyajikan simulasi kalkulasi tarif pengisian daya serta jarak tempuh perjalanan antarkota secara transparan. Pendekatan informatif ini mempermudah prospek memahami nilai ekonomis kendaraan listrik sebelum mereka berkunjung langsung ke ruang pamer.
  • Mobil Listrik
  • Penjualan Otomotif
  • Kota Malang
  • Efisiensi Energi
Solusi AtlasGo untuk otomotif

Showroom virtual dan prospek yang lebih terukur

DealerView menghadirkan showroom 360° dan pengalaman kendaraan interaktif yang membantu dealer menarik, memahami, dan mengonversi calon pembeli menjadi prospek berkualitas.

Pelajari DealerView